Atasi Krisis Air Bersih di Perbukitan, PTMB Dukung SMPN 22 Balikpapan Membangun Bungker Air
POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Dalam upaya mengatasi keterbatasan pasokan air bersih di kawasan perbukitan Kota Balikpapan, SMP Negeri 22 yang berlokasi di Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, membangun bungker penampungan air berkapasitas besar.
Fasilitas tersebut
mampu menampung hingga 39.000 liter air, sebagai solusi untuk menjawab
kesulitan distribusi air di wilayah tinggi. Pembangunan bungker ini merupakan
bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TGSL) yang diinisiasi
oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM Balikpapan.
“Sekolah ini berada
di kawasan perbukitan, jadi akses aliran air cukup sulit. Bungker ini menjadi
tempat penampungan yang sangat dibutuhkan,” ujar Sekretaris PTMB, Abdul Ramli.
.
Sebagai langkah awal,
PTMB telah menyalurkan 20 drum air masing-masing berkapasitas 200 liter. Drum
tersebut digunakan untuk menampung air hujan maupun distribusi air dari PDAM,
guna memenuhi kebutuhan siswa dan operasional sekolah sehari-hari.
Menurut Ramli,
inisiatif ini tidak hanya diperuntukkan bagi SMPN 22 saja. Pihaknya juga
membuka peluang untuk mendukung lembaga pendidikan lain yang mengalami kendala
serupa dalam mendapatkan air bersih.
“Pada prinsipnya,
kami siap membantu sekolah lain yang menghadapi masalah air, melalui program
TGSL yang kami jalankan,” tegasnya.
Lebih lanjut,
pembangunan bungker ini juga diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat
sekitar, terutama yang tinggal di kawasan perbukitan dan sulit dijangkau aliran
PDAM.
“Setidaknya warga sekitar sekolah ini juga bisa memanfaatkan air dari bungker tersebut,” tambah Ramli.
Ia berharap,
inisiatif ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang berada di
wilayah rawan air. “Idealnya, sekolah di kawasan tinggi membangun penampungan
air sendiri agar operasional tidak terganggu,” tutupnya. (mid)